Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer



Memikirkan Topologi jaringan komputer berarti anda membayangkan  bentuk atau struktur  jaringan virtual, bentuk ini tidak selalu sesuai dengan tata letak fisik dan perangkat  jaringan komputer sebenarnya. Sebagai contoh, ketika anda membuat jaringan komputer LAN dalam lingkaran ruang keluarga, tapi hal ini menjadi sangat tidak mungkin untuk menemukan topologi ring di sana. Topology jaringan komputer mengacu pada tata letak perangkat yang terhubung, dalam artikel ini diperkenalkan standar topologi  jaringan.

Pengertian jaringan dalam hal topologinya adalah susunan geometrik dari node dan link kabel dalam LAN, Topologi jaringan komputer mengacu pada bentuk jaringan, atau tata letak jaringan. Sebuah Topologi menggambarkan Bagaimana node berbeda dalam jaringan komputer  terhubung satu sama lain dan bagaimana mereka berkomunikasi ditentukan oleh topologi atau desain bentuk dan tata letak perangkat jaringan komputer. Susunan geometrik jaringan baik fisik maupun logis. pada bagian ini sakan dijelaskan dari berbagai jenis type topology yang lazim dalam perencanaan instalasi jaringan komputer LAN .

Topologi jaringan computer Jaringan terdiri dari beberapa komputer yang terhubung menggunakan beberapa jenis interface, masing-masing memiliki satu atau lebih perangkat interface seperti Network Interface Card (NIC) dan/atau perangkat serial untuk jaringan PPP. Setiap komputer didukung oleh perangkat lunak jaringan yang menyediakan fungsionalitas server atau klien. Perangkat keras yang digunakan untuk mengirim data melalui jaringan disebut media. Ini mungkin termasuk kabel tembaga, serat optik, atau transmisi nirkabel. Pengkabelan standar yang digunakan untuk tujuan ini adalah 10Base-T Kategori 5 kabel ethernet. Ini adalah kabel tembaga lilit yang muncul di permukaan untuk terlihat mirip dengan TV coaxial cable. Dihentikan pada akhir setiap oleh konektor yang terlihat seperti konektor telepon. Panjang maksimum segmen adalah 100 meter.

Pengertian lain dari Topologi jaringan komputer adalah metode atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi jaringan interkoneksi. Dan segala jenis topologi jaringan komputer akan berbeda dalam hal kecepatan transmisi data, biaya pembuatan, serta kemudahan proses pemeliharaan. Dan juga jenis keuntungan jaringan topologi komputer memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Berikut jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya :

1.      Topologi Jaringan Bus


Pengertian Topologi bus dalam istilah jaringan komputer adalah metode transmisi pada jaringan yang dapat digambarkan sebagai transmisi yang menggunakan kendaraan umum, oleh karena itu dikategorikan sebagai komunikasi bersama. Bayangkan sebuah bus mengambil penumpang dari satu halte dan menurunkannya saat perjalanan dan kemudian memilih beberapa lagi.

Namun pada topologi Bus hanya satu perangkat yang diperbolehkan mengirim pada satu titik waktu. DAP atau Distribution Acces Protocol memiliki informasi tentang stasiun yang harus mengirimkan data. Data yang ditransmisikan memiliki frame yang akan memiliki nama sumber dan alamat jaringan.

*      Cara Kerja Topologi Bus

Cara Kerja topologi jaringan bus menghubungkan sesuatu ke setiap komputer di jaringan yang disebut trunk segmen. Bus biasanya disebut kabel yang menghubungkan ujung ke ujung dan ini digunakan untuk mengirimkan sinyal dari satu ujung ke ujung lainnya. Pada akhir setiap terminator ditempatkan ia mengenali kemana arah data bepergian dan juga terminator digunakan untuk menyerap sinyal. Jika terminator tidak menyerap sinyal kemudian sinyal yang sama tercermin kembali ke bus, hal ini mengacaukan aliran seluruh data. Topologi tipe Bus dianggap sebagai jaringan pasif karena komputer sebagian besar tergantung pada sinyal yang ditransmisikan.
Kelebihan Dan Kekurangan Topologi Bus.

Setiap model desain topologi jaringan komputer memiliki keuntungan dan juga keterbatasan keterbatasan misalnya permasalahan arus data yang ditransmisikan pada setiap jenis topologi, tak terkecuali pada topologi model bus.

*      Keuntungan / Kelebihan Topologi Jaringan Bus
  1. Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  2. Jika sebuah komputer gagal dalam jaringan, jaringan yang lain tidak terpengaruh dan mereka terus bekerja. Jaringan bus mudah dibuat dan sangat sederhana.
  3. Jaringan bus menggunakan sedikit jumlah kabel (Hemat Kabel maka hemat biaya) serta sangat simpel.
  4. Layout kabel sederhana.
  5. Penerapannya tidak membutuhkan biaya besar dibanding topologi jaringan yang lainnya.

*      Kelemahan / Kekurangan Topolgi Jaringan Bus
  1. Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka seluruh jaringan juga akan mengalami gangguan.
  2. Dalam jaringan bus dibutuhkan sambungan jaringan untuk menentukan transfer data antara dua node.
  3. Jika laju transfer data terlalu tinggi maka jaringan Bus tidak dapat berkerja dengan baik karena data pada stream tidak dapat boleh kelebihan beban
  4. Jaringan bus kurang cocok sebagai jaringan yang besar karena terdapat keterbatasan jumlah node yang dapat diatur untuk satu persatu kabel.
  5. Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.
  6. Agak sulit dalam memecahkan masalah.
  7. Jika kebutuhan jumlah komputer meningkatkan dalam jaringan, laju transfer data akan terasa sangat menurun.

*      Kesimpulan Topologi Bus

Terlepas dari kekurangan topologi bus, jaringan ini dianggap termudah mengaplikasikannya dalam hal memberi solusi akan kebutuhan jaringan yang mendesak dibandingkan dengan jenis topologi jaringan lainya. keuntungan topologi bus ada sistem yang menjamin penanganan tabrakan  perjalanan data tanpa kesalahan dan data disampaikan dengan benar.

salah satu keuntungan topologi bus yaitu  ada master bus jaringan yang menjamin bahwa data mengalir dalam arah yang benar dan tertib. Semua komputer di jaringan bus mendengarkan sinyal namun mereka tidak memegang tanggung jawab untuk memajukan sinyal. Sinyal maju sendiri- sendiri. Jadi jika satu komputer tidak menerima sinyal, setiap sinyal masih membawanya maju tanpa berhenti di komputer yang telah gagal. Topologi Jaringan bus saat ini kurang umum digunakakan berkat kemajuan sistem jaringan komputer yang lebih mudah dalam pengoperasian dan tidak rumit dalam penerapan bentuk desain jaringannya.

Namunpun demikian dasar-dasar teknologi yang lebih baru berasal dari teknologi yang lebih tua seperti topologi Bus.

2.Topologi Jaringan Ring


Pengertian Topologi ring atau topologi cincin adalah topologi jaringan komputer dimana setiap node terhubung ke dua node lainnya, sehingga berbentuk alur cincin. Topologi ring menghubungkan komputer di lingkaran tunggal kabel. Berbeda dengan topologi bus, topologi cincin ini tidak ada ujung dihentikan. Perjalanan sinyal sekitar loop dalam satu arah dan melewati setiap komputer yang dapat bertindak sebagai repeater untuk meningkatkan sinyal dan mengirimkannya ke komputer berikutnya.

*      Cara Kerja Topologi Ring

Salah satu metode transmisi data sekitar ring disebut token passing. (Pengertian Token adalah seri bit khusus yang berjalan di jaringan token ring. Setiap jaringan hanya memiliki satu token..) Token dilewatkan dari komputer ke komputer sampai mencapai komputer yang memiliki data untuk dikirim. Bawah angka menunjukkan topologi token ring dengan token. Komputer pengirim memodifikasi token, menempatkan alamat elektronik pada data, dan mengirimnya di sekitar ring.

Data melewati setiap komputer sampai menemukan satu dengan alamat yang sesuai dengan alamat pada data. Komputer yang menerima kembali pesan ke komputer pengirim yang menunjukkan bahwa data telah diterima. Setelah verifikasi, komputer pengirim membuat token baru dan mengalirkannya pada jaringan. Token beredar di dalam ring sampai workstation membutuhkannya untuk mengirim data. Mungkin kelihatannya bahwa token passing akan memakan waktu yang lama, tapi token sebenarnya bergerak kira-kira pada  kecepatan cahaya. Sebuah token dapat mengelilingi ring berdiameter 200 m sekitar 477.376 kali per detik.

*      Keuntungan / Kelebihan Topologi Jaringan Ring
  1. Biaya instalasi cukup murah (Hemat kabel)
  2. Tingkat kerumitan pemasangan rendah (Mudah dirancang dan diinstalasi)
  3. Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi jaringan Bus.
  4. Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
  5. Transmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket dalam satu arah saja.
  6. Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data.
  7. Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point

*      Kelemahan / Kekurangan Topolgi Jaringan Ring
  1. Peka kesalahan jaringan, Sehingga jika ada masalah di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Tapi hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin dual ring (Cincin Ganda).
  2. Sulit untuk Pengembangan jaringan, karena menambah, mengubah dan memindahkan perangkat jaringan akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  3. Lebih sulit untuk dikonfigurasi daripada Topologi bintang
  4. Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat bergantung pada jumlah node/titik yang terdapat pada jaringan.
  5. Diperlukan pengelolaan serta penanganan khusus bandles
  6. Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
  7. Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima Oleh karena ini membuatnya lebih lambat.


*      Kesimpulan Topologi Ring

Pengertian Topologi Ring adalah tata letak untuk jaringan LAN dimana setiap perangkat memiliki dua tetangga untuk tepat tujuan komunikasi.
Biasanya, semua perjalanan pesan  melalui ring pada arah yang sama. Topolgi ring memiliki skema kabel jaringan di mana satu kabel secara berurutan menghubungkan semua node dan membentuk loop tertutup. Sebuah paket data dimulai dari node asal diperiksa oleh node aktif berikutnya jika alamat node tujuan tidak sesuai  Maka akan disalin, jika dan dibuat ulang selanjutnya diteruskan ke node berikutnya sampai mencapai kembali node asal dan akan dibuang.

Jarak yang jauh merupakan kerentanan topologi ring dibanding topologi jaringan komputer lainnya. Sebuah kegagalan dalam perangkat kabel atau loop rusak  akan menurunkan seluruh segmen. Kelemahan lain dari topologi cincin  adalah bahwa jika salah satu komponen tersebut ditambah atau dipindahkan dari ring, ring rusak dan segmen menjadi gagal. Hal inilah menjadi kelemahan utama pada topologi ring.

3.Topologi Jaringan Mesh


Pengertian Topologi Mesh merupakan jenis pengaturan tata letak jaringan komputer di mana masing-masing komputer dan perangkat di jaringannya saling berhubungan satu sama lainnya secara langsung.

Sehingga, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). dan memungkinkan distribusi transmisi dapat dimaksimalkan. meskipun salah satu dari sambungan transmisinya menurun.

Hubungan antara perangkat dan komputer (node) dilakukan melalui hop (loncatan). Beberapa perangkat dan node yang terhubung melalui sekali loncatan dan ada juga yang terhubung dengan lebih dari satu kali loncatan menuju keperangkat lain.

Dalam Topologi mesh setiap node terhubung ke node lainnya dalam jaringan. Ketika data ditransmisikan pada topologi jaringan mesh maka jaringan secara otomatis dikonfigurasi untuk memilih rute paling pendek dalam mencapai tujuan. Dengan kata lain saat data ditransfer ke perangkat tujuan setidaknya melalui beberapa hop (loncatan).

Dalam topologi Mesh maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lain yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input-Output (I/O ports).

Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 6 (enam) komputer akan dihubungkan dengan bentuk mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 6(6-1)/2 = 15 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 6-1 = 5 port.
*      Jenis-Jenis Topologi Mesh
Pada toplogi jaringan mesh terdapat dua jenis yaitu:
a)     Topologi Jaringan Mesh Penuh
 

Pada Topologi mesh penuh, setiap simpul memiliki rangkaian, yang menghubungkan pada setiap node dalam jaringan. Model ini memerlukan biaya yang sangat mahal dalam penerapannya dan juga menghasilkan jumlah redundansi terbesar. Namun, keuntungan dari topologi ini jika ada kegagalan pada satu simpul, maka lalu lintas ke node lainnya dapat diarahkan melalui node lain. Topologi seperti ini biasanya disediakan sebagai backbone jaringan.
b)     Topologi Jaringan Mesh Parsial

Topologi mesh parsial adalah kebalikan dari topologi jaringan mesh penuh, mesh parsial tidak mahal dan juga kurang redundansinya. Pada topologi ini beberapa node dikonfigurasi seperti simpul pada mesh penuh, sementara mayoritas node terhubung ke satu atau dua node dalam jaringan. Topologi mesh parsial biasanya terdapat dalam jaringan peripheral yang terhubung ke backbone mesh penuh.

*      Keuntungan / Kelebihan Topologi Jaringan Mesh
  1. Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti.
  2. Memiliki sifat Robust, yaitu seandainya terdapat gangguan pada koneksi sebuah komputer, misal komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara komputer B dan A, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lain.
  3. Adanya link khusus yang digunakan untuk menjamin setiap sambungan mampu membawa beban data, sehingga menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika beberapa perangkat berbagi.
  4. Jika ada ekspansi jaringan, tidak akan menyebabkan gangguan pada pengguna jaringan lainnya.
  5. Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
  6. Pengiriman data, dari satu node ke sejumlah simpul yang lain dapat dilakukan secara bersamaan
  7. Security dan Privacy pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara 2 (dua) komputer tidak bisa diakses oleh komputer lain.
  8. Pemecahan masalah relatif lebih mudah dari pada topologi jaringan lainnya.
  9. Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  10. Saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer, proses identifikasi permasalahan dapat dilakukan dengan mudah.

*      Kelemahan / Kekurangan Topolgi Jaringan Mesh

  1. Membutuhkan banyak Port I/O (Input-Output) dan kabel. semakin banyak komputer maka dibutuhkan semakin banyak pula port I/O dan kabel links
  2. Biaya instalasi dan pemeliharaan jaringan komputer mesh cukup tinggi.
  3. Kelemahan topologi mesh yang utama adalah membutuhkan lebih banyak perangkat keras jaringan (ex: kabel jaringan) dibandingkan dengan topologi Jaringan LAN lainnya
  4. Pelaksanaan (konfigurasi dan instalasi) topologi ini tergolong rumit.
  5. Perlu space yang luas karena menggunakan Banyaknya kabel.

4.Topologi Jaringan Tree


Pengertian Topologi jaringan komputer Tree adalah kombinasi dari beberapa topologi star yang menghubungkannya dengan topologi bus, sehingga setiap topologi star akan terhubung ke topologi bintang lain menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini ada beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

Topologi tree didesain berdasarkan kombinasi topologi star dan bus. Hal ini dapat dicapai dengan mengintegrasikan hub multi jaringan star bersama-sama pada satu bus. Bayangkan sebuah diagram topologi jaringan pohon (tree) dengan banyak jaringan star dengan hub pusatnya. Kemudian gambarlah garis yang hanya menghubungkan hub bersama ke titik pada satu line. Hub (Switch) ini biasanya terhubung dengan satu hub utama yang merupakan akar untuk seluruh jaringan data di antara seluruh komputer.

Topologi Pohon memungkinkan beberapa hub eksis pada jaringan yang bertindak sebagai akar (root) untuk terminal yang terhubung dengannya. Topologi tree memiliki struktur jaringan bercabang dan dapat memberikan skalabilitas tinggi. Hub utama merupakan terminal paling aktif, mengontrol seluruh jaringan, sementara subhub pasif. pada Jaringan TV kabel menggunakan topologi pohon, dengan kabel feed utama dibagi menjadi cabang cabang kecil menuju rumah-rumah.

*      Keuntungan / Kelebihan Topologi Jaringan Tree
  1. Merupakan topologi yang baik untuk jaringan komputer yang besar dibanding jenis topologi komputer lainnya seperti star dan ring yang tidak cocok untuk skala seluruh jaringan. Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang mudah diatur.
  2. Semua komputer pada topologi tree memiliki akses segera ke node tetangga dalam jaringan dan juga hub pusat. Jaringan tree memungkinkan beberapa perangkat jaringan dihubungkan dengan hub pusat.
  3. Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
  4. Topologi tree menyediakan cukup ruang untuk ekspansi jaringan pada masa depan
  5. Menanggulangi keterbatasan pada topologi jaringan star, yang memiliki kekurangan pada titik koneksi hub serta keterbatasa lalu lintas siaran yang diinduksi topologi jaringan bus.

*      Kelemahan / Kekurangan Topolgi Jaringan Tree
  1. Menggunakan banyak kabel
  2. Jika terjadi kesalahan pada jaringan / komputer tingkat tinggi (pusat), maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.
  3. Sering terjadi tabrakan dan kinerjanya tergolong lambat
  4. Ketergantungan dari seluruh jaringan pada satu hub pusat merupakan titik kerentanan untuk topologi ini. Kegagalan hub pusat atau kegagalan utama data cable trunk, bisa melumpuhkan seluruh jaringan. 
  5. Dengan peningkatan ukuran luar titik, pengelolaan menjadi sulit.

5.Topologi Jaringan Linear

            Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.

Kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi hanya dapat terdiri dari 5 sampai 7 komputer.
*      Tipe konektornya terdiri dari:
  1. BNC T konektor: Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
  2. BNC Kabel konektor: Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
  3. BNC Terminator: Untuk menandai akhir dari topologi bus.
  4. BNC Barrel konektor: Untuk menyambung 2 kabel BNC.

*      Keuntungan / Kelebihan Topologi Jaringan Linier / Linear
  1. mudah dikembangkan
  2. membutuhkan sedikit kabel
  3. tidak butuh kendali pusat
  4. tata letak kabel sederhana
  5. Pengurangan atau Penambahan terminator (penamat) dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan

*      Kelemahan / Kekurangan Topolgi Jaringan Linier / Linear
  1. isolasi dan deteksi kesalahan sangat kecil
  2. kepadatan lalu lintas cukup tinggi
  3. keamanan data yang kurang baik
  4. Bila jumlah pemakai bertambah kecepatan akan menurun
5.      diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

6.Topologi Jaringan Star



Pengertian Topologi Star  Topologi ini mengacu pada jaringan dimana semua node yang terhubung secara individual untuk satu hub umum. pada star stasiun transmisi terhubung sedemikian rupa ke simpul pusat yang didesain menyerupai bentuk bintang. Pada dasarnya, desain Star sangat mirip dengan sebuah roda sepeda dengan jari-jari yang memancar dari pusat. Dalam tipe jaringan bintang, pertukaran data hanya dapat dilakukan secara tidak langsung melalui simpul pusat ke semua node lain yang terhubung.

Inti dari Topologi Star (bintang) adalah bentuk jaringan, atau tata letak jaringan dimana semua perangkat berputar di sekitar hub pusat. Semua komputer dalam topologi star terhubung ke perangkat sentral seperti router, hub, atau switch. Komputer di jaringan biasanya dihubungkan dengan switch (hub) atau router dengan kabel shielded Twisted Pair (STP) atau 1.527 Twisted Pair (UTP).

Topologi jaringan star ini seperti halnya kita menarik satu kabel dari setiap komputer menuju pada pusat kosentrasi seperti Hub/Switch. Hub (Switch) nantinya menangani Switching traffic keluar ke node lainnya dalam sebuah jaringan.

*      Keuntungan / Kelebihan Topologi Jaringan Star
  1. Pengelolaan dan Pemasangan dari jaringan berbetuk bintang ini sangat mudah serta sederhana dari segi Fungsionalitas
  2. Kerusakan pada satu saluran hanya memengaruhi jaringan pada saluran tersebut (yang rusak) dan station yang terpaut.
  3. Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  4. Tingkat keamanan tergolong tinggi.
  5. Akses Kontrol terpusat.
  6. Sangat mudah dalam memecahkan masalah, karena semua jenis jaringan komputer selalu tergantung pada hub sentral, artinya bahwa setiap masalah dalam pengoperasian jaringan yang dioperasi dapat ditelusuri ke hub pusat.
  7. Penambahan atau pengurangan station dapat dikerjakan dengan mudah.
  8. Paket-paket data tidak mesti membuat jalan melalui berbagai node yang akan menjamin transfer data dengan cepat.
  9. Setiap masalah dalam satu node tidak akan mengganggu kinerja node lain dalam sebuah jaringan.
  10. Menggantikan dan Menambahkan mesin baru sangat mudah dilakukan dalam topologi Star, serta tidak mengganggu jaringan ke node lainnya.
  11. Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.

*      Kelemahan / Kekurangan Topolgi Jaringan Star
  1. Biaya jaringan lebih mahal dari Ring dan Bus.
  2. Sangat bergantung pada fungsi hub pusat.
  3. Membutuhkan lebih banyak kabel dibandingkan dengan topologi bus, yang berakibat pada agak tingginya biaya pembuatan.
  4. Ukuran dari jaringan ini bergantung pada berapa banyak koneksi dapat dibuat untuk hub.
  5. Jika salah satu simpul banyak memanfaatkan porsi pengolahan kemampuan yang signifikan dari hub pusat, akan mempengaruhi kinerja node lain.
  6. Kinerja seluruh jaringan secara langsung tergantung pada kinerja hub. Jika server lambat, akan menyebabkan seluruh jaringan jadi lambat.
  7. Boros dalam pemakaian kabel.
  8. Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  9. HUB/SWITCH jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  10. Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  11. Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  12. Jika menggunakan HUB dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
*      Kesimpulan Topologi Jaringan Star

Seperti yang kita lihat sebagian besar kerugian dari topologi bintang berkisar pada ketergantungan seluruh jaringan pada hub pusat, yang pada gilirannya kegagalan hub (Switch) berarti membuat jaringan tidak bisa bekerja. namun telah terdapat konsep topologi extended star jaringan yang didasarkan pada topologi star, yang memiliki satu atau lebih repeater antara hub pusat dan peripheral node yang memperpanjang jarak transmisi maksimum melampaui apa yang didukung oleh daya transmisi dari hub pusat.

7.Topologi Jaringan Hybrid

Pengertian Topologi Hybrid adalah Kombinasi dari dua atau lebih topologi berbeda berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer. Bila topologi berbeda terhubung ke satu sama lainnya dan tidak menampilkan satu karakteristik topologi tertentu maka bentuk desain jaringan ini disebut topologi jaringan hybrid.

Pilihan pada topologi hybrid dilakukan ketika ada lebih dari dua dasar topologi bekerja pada satu  tempat yang harus dihubungkan satu sama lainnya. jika topologi bintang yang terhubung ke topologi bintang lainnya, hal ini masih topologi star. Namun, bila topologi star dan topologi bus terhubung ke satu sama lainnya maka didefinisikan sebagai topologi hybrid. Seringkali ketika topologi terhubung satu sama lainnya

sehingga tata letak topologi yang dihasilkan sulit difahami meskipun  topologi yang baru bekerja tersebut mungkin tanpa masalah.
*      Kelebihan Topologi Hybrid
  1. Salah satu keuntungan yang menonjol topologi hybrid adalah fleksibilitas. Topologi jaringan hybrid dirancang sedemikiana rupa sehingga dapat diterapkan untuk sejumlah lingkungan jaringan yang berbeda.
  2. Hybrid mengkimbinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.
  3. Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru dan/atau periferal dapat terhubung antar topologi berbeda
  4. Dibandingkan dengan jenis topologi komputer lainya, topologi ini terpercaya. Memiliki toleransi kesalahan yang lebih baik. ketika sejumlah topologi berbeda terhubung ke satu sama lain
  5. Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
  6. Jenis topologi dapat dikombinasikan dengan jenis-jenis topologi jaringan komputer lain tanpa harus membuat perubahan apapun pada  topologi yang telah ada.
  7. Kecepatan topologi konsisten, seperti menggabungkan kekuatan dari masing-masing topologi dan menghilangkan kelemahannya. Oleh sebab itu topologi jaringan hybrid sangat efisien
  8. Kelebihan topologi hybrid yang paling penting adalah mengabaikan kelemahan topologi berbeda yang terhubung dan hanya akan dipertimbangkan segi kekuatannya walaupun topologi jaringan hybrid kelihatan sangat rumit tapi merupakan solusi  untuk perluasan jaringan tanpa harus merombak topologi jaringan yang teleh terbangun sebelumnya.

*      Kelemahan Topologi hybrid
  1. Karena merupakan penggabungan beberapa bentuk menjadi topologi hybrid, maka pengelolaan topologi  akan menjadi lebih sulit.
  2. Dari segi ekonomisnya jaringan hibrid sulit dipertahankan karena membutuhkan biaya yang lebih topologi tinggi dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni dalam satu bentuk. Faktor biaya dapat dihubungkan dengan biaya penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang meningkat untuk membangun bentuk topologi ini.
  3. Instalasi dan konfigurasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu sama lainnya, pada saat yang sama harus dipastikan bahwa tidak satupun dari node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat instalasi dan konfigurasi topologi hybrid menjadi sangat sulit.

*      Kesimpulan Topologi Jaringan hybrid

Terlepas dari keuntungan dan kerugian topologi hibrid harus diakui bahwa tidak ada kekhawatiran untuk mengubah / meracik topologi yang telah ada jika kebutuhan perluasan jaringan diperlukan. Jika dibandingkan kelebihan dan kekurangan dari topologi komputer lain, boleh dikatakan bawa topologi hybrid adalah salah satu yang terbaik

8.Topologi Jaringan Peer to Peer


Pengertian Topologi Peer to Peer - merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.

Konsep dari Topologi Peer to Peer sendiri sebenarnya adalah setiap komputer dalam satu jaringan saling berinteraksi satu sama lain tanpa adanya server sehingga setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server itu sendiri.

Topologi jaringan peer to peer selalu diidentikkan dengan topologi jaringan bus akan tetapi bentuk komunikasi dan koneksinya tidak searah seperti halnya yang ada pada topolgi jaringan bus.
*      Keuntungan / Kelebihan Topologi Jaringan Peer to Peer
  1. Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan komputer server maupun perangkat penghubung jaringan
  2. Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
  3. Instalasi jaringan yang cukup mudah.

*      Kelemahan / Kekurangan Topolgi Jaringan Peer to Peer
1.       Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan. karena setiap komputer memiliki sistem scurity yang berbeda-beda.
2.      Sulit dikembangkan.
3.      Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
4.      Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
5.      Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer sehingga jika salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada komputer tersebut akan terganggu

Komentar

  1. nice
    mampir ke blog sy y.. ananoorafdilla3.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Sangat membantu,I'm so proud of you😄.. Lanjutkan Lis,

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Situs-situs yang menyediakan layanan search engine

100 istilah dalam internet